Friday, 10 January 2014

tugas akhir bahasa indonesia membuat outline PI

 NAMA               : ALBINA DINI ASTUTY
 KELAS/NPM       : 3EA07/10211541

JUDUL
"ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PRODUK ALGAE BEAUTY CARE PADA PT. KEMBANG HATI TAHUN 2013 CABANG GRAND DEPOK CITY"

OUTLINE


BAB 1. PENDAHULUAN

1. Pengertian Pemasaran

      Dewasa ini banyak perusahaan saling berlomba untuk mendapatkan konsumen agar membeli produk yang dihasilkan. Perusahaan yang tidak mencapai sasarannya banyak disebabkan oleh kurang tepatnya strategi pemasaran yang digunakannya.
Berhasil atau tidaknya perusahaan sangat ditentukan bagaimana cara yang dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat saling bersaing dalam merebut konsumen dalam penerapan strategi pemasaran yang efektif. Apabila strategi yang tidak dapat dilaksanakan dengan baik maka pelaksanaan yang baikpun tidak memberikan hasil yang memuaskan seperti yang kita harapkan.
Penentuan strategi ini sangat erat hubungannya dengan tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan, serta sangat menentukan dalam pemilihan taktik yang digunakan untuk melaksanakan strategi pemasaran tersebut agar tujuan perusahaan tercapai.
Secara umum tujuan dari perusahaan adalah untuk memperoleh laba yang maksimum sehingga perusahaan dapat terus berkembang. Penerapan strategi pemasaran dalam perusahaan sangat berpengaruh dalam kinerja perusahaan yang bersangkutan, sebab dalam penerapannya posisi perusahaan dipasar potensial sangat dipengaruhi oleh berhasil atau tidaknya strategi pemasaran yang digunakan. Hal ini juga merupakan sumber dana bagi kelangsungan hidup perusahaan untuk terus berkembang baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Bagaimana pengusaha memasarkan barang atau jasa adalah suatu hal yang menarik bagi penulis, setiap usaha atau langkah-langkah yang diambil oleh pengusaha untuk mencapai keuntungan yang diharapkan. Untuk mengembangkan usaha memerlukan adanya startegi-strategi dalam pemasaran dan tetunya hal ini harus direncanakan dengan cermat dan teliti agar dapat mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.
Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik membuat penelitian ilmiah ini dengan judul “ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PRODUK ALGAE BEAUTY CARE PADA PT. KEMBANG HATI TAHUN 2013 CABANG GRAND DEPOK CITY
2.  Rumusan Masalah
      Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas, maka dapat di identifikasikan beberapa masalah yaitu :
1.      Strategi pemasaran apa sajakah yang diterapkan dalam meningkatkan penjualan terhadap produk Algae Beauty Care pada PT. Kembang Hati.
2.           Apakah penerapan strategi pemasaran dapat meningkatkan penjualan terhadap produk Algae Beauty Care pada PT. Kembang Hati.
                       3.  Batasan Masalah
Dalam penulisan ilmiah, penulis membatasi pada bagaimana penerapan strategi pemasaran yang digunakan pada PT Kembang Hati dalam usaha meningkatkan penjualan produk algae beauty Care. Adapun data yang digunakan yaitu data hasil penjualan PT. Kembang Hati pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2013.
      4. Tujuan Penelitian
1.      Untuk mengetahui strategi apa saja yang diterapkan agar dapat meningkatkan penjualan terhadap produk Algae Beauty Care pada PT. Kembang Hati.
2.      Untuk mengetahui apakah strategi pemasaran yang diterapkan dapat meningkatkan penjualan terhadap produk Algae Beauty Care pada PT. Kembang Hati.
      5. Manfaat Penelitian
            Manfaat yang diharapkan penulis dalam penulisan ilmiah ini adalah :
1.      Manfaat Akademis
a.       Dapat membantu penulis memperdalam materi yang telah di ajarkan selama masa perkuliahan, serta menerapkan teori yang ada ke dalam dunia nyata (dunia usaha).
b.      Dapat dijadikan acuan bagi penulis lain apabila ingin melakukan penelitian sejenis.

2.      Manfaat Praktis
Dari penulisan ilmiah ini dapat dijadikan bahan masukan yang bermanfaat bagi perusahaan untuk mengetahui strategi-strategi apa yang masih perlu diterapkan guna meningkatkan penjualan sehingga dapat sesuai dengan yang diharapkan.
       6. Objek Penelitian
                        Objek penelitian yang di ambil penulis adalah kantor cabang PT Kembang Hati yang berlokasi di Rukan Grand Depok City, Depok -  Jawa Barat, Indonesia.
        7Data atau Variabel yang digunakan
                               Data yang digunakan penulis adalah data kuantitatif yaitu data penjualan produk Algae Beauty Care PT Kembang Hati tahun 2012 – 2013 dengan menggunakan analisis SWOT.
         8.  Metode Pengumpulan Data
            Dalam melaksanakan penelitian penyusunan melakukan teknik-teknik pengumpulan data berupa:
1.      Studi kepustakaan
Pengumpulan data dan pencarian informasi dilakukakan dengan menelaah buku yang terdapat di perpustakaan dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini.
2.      Penelitian lapangan (Field Research)
Penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakukan langsung terhadap objek penelitian dengan mengadakan wawancara dan observasi langsung terhadap objek penelitian yang ada hubungannya dengan penelitian ini.
            9.  Alat analisis yang digunakan
            Alat analisis yang digunakan oleh penulis dalam mengolah data yang sudah terkumpul, dengan menggunakan analisis SWOT.
            Alat analisis SWOT merupakan suatu alat analisa yang digunakan untuk melihat kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Dari faktor internal Perusahaan dapat diketahui faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan perusahaan, sedangkan faktor eksternal kita dapat mengetahui faktor-faktor yang menjadi peluang dan ancaman perusahaan.
            Dalam analisis kondisi internal dan eksternal dilakukan melalui pendekatan fungsional, yaitu pendekatan dengan melihat faktor-faktor yang dominan pada setiap funsi yang mempengaruhi kegiatan pemasaran.

BAB II       KAJIAN TEORI

1. Pengertian Pemasaran

Di dalam dunia perekonomian yang modern, khususnya perusahaan yang memproduksi barang dan jasa maupun perusahaan perdagangan,  masalah utama yang sering dihadapi adalah usaha untuk menyalurkan atau memasarkan barang dan jasa yang diperdagangkan atau dihasilkan itu kepada pihak-pihak pembeli atau konsumen yang membutuhkan. Untuk dapat berhasilnya penyaluran atau pemasaran barang dan jasa tersebut diperlukan suatu ilmu atau cara yang terbaik dan itulah yang kita sebut dengan pemasaran atau marketing.
           
Namun istilah marketing yang berasal dari kata market (pasar), tidaklah sederhana pengertiannya. Marketing tidak hanya meliputi dunia pasar saja tetapi lebih dari itu. Marketing membahas segala soal yang hidup dalam masyarakat perusahaan. Untuk sebagian besar marketing meliputi organisasi pasar dalam arti seluas-luasnya bukan hanya mengenai produk barang-barang jasa tetapi juga mengenai produk jasa.
     
Berikut ini penulis memberikan definisi yang dikemukakan oleh para ahli pemasaran, maksudnya agar dapat diberikan pengertian yang jelas dari arti pemasaran itu.

 Drs. Basu Swasta D. H. MBA (1992: 72) secara sederhana memberikan definisinya sebagai berikut: “Marketing adalah suatu kegiatan yang menggerakkan aliran barang dan jasa dari pihak produsen ke pihak konsumen atau pemakai.

”Menurut William J. Stanton (1994: 34), “Marketing adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik pada pembeli yang ada maupun kepada pembeli potensial.”   

            Menurut Philip Kotler (1996: 98), “Marketing adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program-program yang ditujukan untuk meng-adakan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud mencapai tujuan organisasi.”
           
Dari definisi tersebut di atas dapatlah diambil kesimpulan bahwa Marketing merupakan pencapaian tujuan organisasi dan tujuan perusahaan serta kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan proses penyampaian barang dan jasa mulai dari produksi sampai kepada pemakai akhir (konsumen).
    
      Dengan demikian kegiatan pemasaran itu merupakan barang atau jasa yang dihasilkan yang dapat disalurkan kepada pihak-pihak pembeli sehingga tidak akan terjadi penumpukan yang berarti sia-sianya usaha tersebut.

2.   Tujuan sistem pemasaran :
Secara umum, tujuan sistem pemasaran adalah sebagai berikut : 
Ø      Memaksimumkan konsumsi
Ø      Memaksimumkan utilitas (kepuasan) konsumsi
Ø      Memaksimumkan pilihan
Ø      Memaksimumkan mutu hidup
            Kualitas, kuantitas, ketersediaan, harga, lingkungan

3.  Efisiensi Pemasaran :
Yang dimaksud dengan efisiensi pemasaran adalah seberapa besar pengorbanan yang harus dikeluarkan dalam kegiatan pemasaran menunjang hasil yang bisa didapatkan dari kegiatan pemasaran tersebut.  Efisiensi pemasaran dapat dicari dengan menghitung  rasio “keluaran-masukan” dalam kegiatan pemasaran yang dilakukan. Semakin tinggi nilai rasio keluaran-masukan, maka pemasaran yang dilakukan semakin efisien.Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran : Dari sudut pandang penjual :
  1. Tempat yang strategis (place),
  2. Produk yang bermutu (product),
  3. Harga yang kompetitif (price), dan
  4. Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen :
  1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
  2. Biaya konsumen (cost to the customer),
  3. Kenyamanan (convenience), dan
Komunikasi (comunication).

BAB III          METODELOGI PENELITIAN

1. Objek Penelitian
            Objek penelitian yang diambil penulis adalah di kantor cabang PT. Kembang Hati di Rukan Grand Depok City, Depok -  Jawa Barat, Indonesia.

2. Data/Variabel yang digunakan
            Data yang digunakan penulis terdiri dari:
1.      Data hasil penjualan teh botol pada tahun 2012-2013
2.      Data biaya promosi teh botol PT Sinar Sosro tahun 2012-2013

      3 Observasi
          Observasi adalah pengambilan data secara langsung untuk melengkapi data yang dibutuhkan terhadap objek penelitian.

2.3.2       4.      Wawancara
           Wawancara merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara yang mewawancarai dan yang diwawancarai. Wawancara yang dalam istilah lain dikenal dengan interview merupakan suatu metode pengumpulan berita, data, atau fakta di lapangan. Prosesnya bisa dilakukan dengan bertatap muka langsung (face to face) dengan narasumber maupun secara tidak langsung seperti melalui telepon, internet atau surat (wawancara tertulis). Tujuan utama wawancara yaitu memperoleh informasi yang lebih mendetail mengenai pribadi interviewee maupun hal yang diketahuinya.

Tugas Bhs. Indonesia "Membuat Outline PI"


 NAMA               : ALBINA DINI ASTUTY
 KELAS/NPM       : 3EA07/10211541

JUDUL
"ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PRODUK ALGAE BEAUTY CARE PAD PT. KEMBANG HATI TAHUN 2013 CABANG GRAND DEPOK CITY"

OUTLINE


BAB 1. PENDAHULUAN

1. Pengertian Pemasaran

      Dewasa ini banyak perusahaan saling berlomba untuk mendapatkan konsumen agar membeli produk yang dihasilkan. Perusahaan yang tidak mencapai sasarannya banyak disebabkan oleh kurang tepatnya strategi pemasaran yang digunakannya.
Berhasil atau tidaknya perusahaan sangat ditentukan bagaimana cara yang dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat saling bersaing dalam merebut konsumen dalam penerapan strategi pemasaran yang efektif. Apabila strategi yang tidak dapat dilaksanakan dengan baik maka pelaksanaan yang baikpun tidak memberikan hasil yang memuaskan seperti yang kita harapkan.
Penentuan strategi ini sangat erat hubungannya dengan tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan, serta sangat menentukan dalam pemilihan taktik yang digunakan untuk melaksanakan strategi pemasaran tersebut agar tujuan perusahaan tercapai.
Secara umum tujuan dari perusahaan adalah untuk memperoleh laba yang maksimum sehingga perusahaan dapat terus berkembang. Penerapan strategi pemasaran dalam perusahaan sangat berpengaruh dalam kinerja perusahaan yang bersangkutan, sebab dalam penerapannya posisi perusahaan dipasar potensial sangat dipengaruhi oleh berhasil atau tidaknya strategi pemasaran yang digunakan. Hal ini juga merupakan sumber dana bagi kelangsungan hidup perusahaan untuk terus berkembang baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Bagaimana pengusaha memasarkan barang atau jasa adalah suatu hal yang menarik bagi penulis, setiap usaha atau langkah-langkah yang diambil oleh pengusaha untuk mencapai keuntungan yang diharapkan. Untuk mengembangkan usaha memerlukan adanya startegi-strategi dalam pemasaran dan tetunya hal ini harus direncanakan dengan cermat dan teliti agar dapat mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.
Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik membuat penelitian ilmiah ini dengan judul “ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PRODUK ALGAE BEAUTY CARE PADA PT. KEMBANG HATI TAHUN 2013 CABANG GRAND DEPOK CITY
2.  Rumusan Masalah
      Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas, maka dapat di identifikasikan beberapa masalah yaitu :
1.      Strategi pemasaran apa sajakah yang diterapkan dalam meningkatkan penjualan terhadap produk Algae Beauty Care pada PT. Kembang Hati.
2.           Apakah penerapan strategi pemasaran dapat meningkatkan penjualan terhadap produk Algae Beauty Care pada PT. Kembang Hati.
                       3.  Batasan Masalah
Dalam penulisan ilmiah, penulis membatasi pada bagaimana penerapan strategi pemasaran yang digunakan pada PT Kembang Hati dalam usaha meningkatkan penjualan produk algae beauty Care. Adapun data yang digunakan yaitu data hasil penjualan PT. Kembang Hati pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2013.
      4. Tujuan Penelitian
1.      Untuk mengetahui strategi apa saja yang diterapkan agar dapat meningkatkan penjualan terhadap produk Algae Beauty Care pada PT. Kembang Hati.
2.      Untuk mengetahui apakah strategi pemasaran yang diterapkan dapat meningkatkan penjualan terhadap produk Algae Beauty Care pada PT. Kembang Hati.
      5. Manfaat Penelitian
            Manfaat yang diharapkan penulis dalam penulisan ilmiah ini adalah :
1.      Manfaat Akademis
a.       Dapat membantu penulis memperdalam materi yang telah di ajarkan selama masa perkuliahan, serta menerapkan teori yang ada ke dalam dunia nyata (dunia usaha).
b.      Dapat dijadikan acuan bagi penulis lain apabila ingin melakukan penelitian sejenis.

2.      Manfaat Praktis
Dari penulisan ilmiah ini dapat dijadikan bahan masukan yang bermanfaat bagi perusahaan untuk mengetahui strategi-strategi apa yang masih perlu diterapkan guna meningkatkan penjualan sehingga dapat sesuai dengan yang diharapkan.
       6. Objek Penelitian
                        Objek penelitian yang di ambil penulis adalah kantor cabang PT Kembang Hati yang berlokasi di Rukan Grand Depok City, Depok -  Jawa Barat, Indonesia.
        7Data atau Variabel yang digunakan
                               Data yang digunakan penulis adalah data kuantitatif yaitu data penjualan produk Algae Beauty Care PT Kembang Hati tahun 2012 – 2013 dengan menggunakan analisis SWOT.
         8.  Metode Pengumpulan Data
            Dalam melaksanakan penelitian penyusunan melakukan teknik-teknik pengumpulan data berupa:
1.      Studi kepustakaan
Pengumpulan data dan pencarian informasi dilakukakan dengan menelaah buku yang terdapat di perpustakaan dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini.
2.      Penelitian lapangan (Field Research)
Penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakukan langsung terhadap objek penelitian dengan mengadakan wawancara dan observasi langsung terhadap objek penelitian yang ada hubungannya dengan penelitian ini.
            9.  Alat analisis yang digunakan
            Alat analisis yang digunakan oleh penulis dalam mengolah data yang sudah terkumpul, dengan menggunakan analisis SWOT.
            Alat analisis SWOT merupakan suatu alat analisa yang digunakan untuk melihat kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Dari faktor internal Perusahaan dapat diketahui faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan perusahaan, sedangkan faktor eksternal kita dapat mengetahui faktor-faktor yang menjadi peluang dan ancaman perusahaan.
            Dalam analisis kondisi internal dan eksternal dilakukan melalui pendekatan fungsional, yaitu pendekatan dengan melihat faktor-faktor yang dominan pada setiap funsi yang mempengaruhi kegiatan pemasaran.

BAB II       KAJIAN TEORI

1. Pengertian Pemasaran

Di dalam dunia perekonomian yang modern, khususnya perusahaan yang memproduksi barang dan jasa maupun perusahaan perdagangan,  masalah utama yang sering dihadapi adalah usaha untuk menyalurkan atau memasarkan barang dan jasa yang diperdagangkan atau dihasilkan itu kepada pihak-pihak pembeli atau konsumen yang membutuhkan. Untuk dapat berhasilnya penyaluran atau pemasaran barang dan jasa tersebut diperlukan suatu ilmu atau cara yang terbaik dan itulah yang kita sebut dengan pemasaran atau marketing.
           
Namun istilah marketing yang berasal dari kata market (pasar), tidaklah sederhana pengertiannya. Marketing tidak hanya meliputi dunia pasar saja tetapi lebih dari itu. Marketing membahas segala soal yang hidup dalam masyarakat perusahaan. Untuk sebagian besar marketing meliputi organisasi pasar dalam arti seluas-luasnya bukan hanya mengenai produk barang-barang jasa tetapi juga mengenai produk jasa.
     
Berikut ini penulis memberikan definisi yang dikemukakan oleh para ahli pemasaran, maksudnya agar dapat diberikan pengertian yang jelas dari arti pemasaran itu.

 Drs. Basu Swasta D. H. MBA (1992: 72) secara sederhana memberikan definisinya sebagai berikut: “Marketing adalah suatu kegiatan yang menggerakkan aliran barang dan jasa dari pihak produsen ke pihak konsumen atau pemakai.

”Menurut William J. Stanton (1994: 34), “Marketing adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik pada pembeli yang ada maupun kepada pembeli potensial.”   

            Menurut Philip Kotler (1996: 98), “Marketing adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program-program yang ditujukan untuk meng-adakan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud mencapai tujuan organisasi.”
           
Dari definisi tersebut di atas dapatlah diambil kesimpulan bahwa Marketing merupakan pencapaian tujuan organisasi dan tujuan perusahaan serta kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan proses penyampaian barang dan jasa mulai dari produksi sampai kepada pemakai akhir (konsumen).
    
      Dengan demikian kegiatan pemasaran itu merupakan barang atau jasa yang dihasilkan yang dapat disalurkan kepada pihak-pihak pembeli sehingga tidak akan terjadi penumpukan yang berarti sia-sianya usaha tersebut.

2.   Tujuan sistem pemasaran :
Secara umum, tujuan sistem pemasaran adalah sebagai berikut : 
Ø      Memaksimumkan konsumsi
Ø      Memaksimumkan utilitas (kepuasan) konsumsi
Ø      Memaksimumkan pilihan
Ø      Memaksimumkan mutu hidup
            Kualitas, kuantitas, ketersediaan, harga, lingkungan

3.  Efisiensi Pemasaran :
Yang dimaksud dengan efisiensi pemasaran adalah seberapa besar pengorbanan yang harus dikeluarkan dalam kegiatan pemasaran menunjang hasil yang bisa didapatkan dari kegiatan pemasaran tersebut.  Efisiensi pemasaran dapat dicari dengan menghitung  rasio “keluaran-masukan” dalam kegiatan pemasaran yang dilakukan. Semakin tinggi nilai rasio keluaran-masukan, maka pemasaran yang dilakukan semakin efisien.Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran : Dari sudut pandang penjual :
  1. Tempat yang strategis (place),
  2. Produk yang bermutu (product),
  3. Harga yang kompetitif (price), dan
  4. Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen :
  1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
  2. Biaya konsumen (cost to the customer),
  3. Kenyamanan (convenience), dan
Komunikasi (comunication).

BAB III          METODELOGI PENELITIAN

1. Objek Penelitian
            Objek penelitian yang diambil penulis adalah di kantor cabang PT. Kembang Hati di Rukan Grand Depok City, Depok -  Jawa Barat, Indonesia.

2. Data/Variabel yang digunakan
            Data yang digunakan penulis terdiri dari:
1.      Data hasil penjualan teh botol pada tahun 2012-2013
2.      Data biaya promosi teh botol PT Sinar Sosro tahun 2012-2013

      3 Observasi
          Observasi adalah pengambilan data secara langsung untuk melengkapi data yang dibutuhkan terhadap objek penelitian.

2.3.2       4.      Wawancara
           Wawancara merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara yang mewawancarai dan yang diwawancarai. Wawancara yang dalam istilah lain dikenal dengan interview merupakan suatu metode pengumpulan berita, data, atau fakta di lapangan. Prosesnya bisa dilakukan dengan bertatap muka langsung (face to face) dengan narasumber maupun secara tidak langsung seperti melalui telepon, internet atau surat (wawancara tertulis). Tujuan utama wawancara yaitu memperoleh informasi yang lebih mendetail mengenai pribadi interviewee maupun hal yang diketahuinya


Wednesday, 4 December 2013

Tugas Softskill 3 : Menulis Artikel Makanan Cepat Saji



“ Menulis Artikel Tentang Makanan Fast Food


















 










Disusun Oleh :
              Albina Dini Astuty                            (10211541)             
              Evi Wijayanti                                     (12211538)             
Puti Rahmadhani Ambun Suri     (15211618)
Sri Adelina Purba                            (18211260)
Sri Rizky Rahayu                             (18211857)

3EA07
UNIVERSITAS GUNADARMA


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------



ARTIKEL “ Ayam Penyet Margo Pedes Gila ”



Kami memilih rumah makan “Ayam Penyet Margo Pedes Gila” karena rasa yang nikmat dan cocok bagi yang menyukai makanan pedas. harga yang ditawarkan sekitar Rp 20.000,00. Harga tersebut tentunya tidak mengikat, bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan perekonomian Indonesia, hehe .

Nama Pedes Gila mungkin bukan hal asing bagi sebagian masyarakat Depok. Makanan ini memang menjadi fenomenal saat pertama kali muncul. Untuk menikmatinya banyak orang yang rela antri di kiosnya. Sampai sekarang pun, makanan ini masih memikat para pengunjungnya sehingga terus menjadi tujuan bagi pecinta makanan pedas. Apakah benar makanan  ini layak untuk ditunggu?

Pedes Gila adalah masakan asli buatan Indonesia, bukan merupakan franchise dari luar negeri seperti kebanyakan makanan fast food yang ada. Untuk mendapatkan kualitas dan rasa masakan yang nikmat, pedes gila mempunyai specialisasi penyet, yaitu cara penyajian dengan mencampur sambal bawang khas dengan dipenyet (dengan tekanan anak cobek) sehingga sambal bawang terasa pada Ayam, Lele, Bandeng Presto, Tempe dan Tahu dan mempunyai pengalaman tersendiri dalam bersantap.

          Rumah makan ini bukanlah rumah makan dengan ukuran yang besar, tempat menjualnya hanya merupakan tempat sederhana dengan nuansa terang mungkin efek dari cat temboknya yakni merah oranye  dan menyediakan beberapa kursi dan meja suasana indoor tetapi suka di tempatkan di outdoor untuk pelanggan yang ingin makan di tempat atau sedang tengah di tempat ini, tetapi kalau kesini pas jam makan jangan ditanya ramennya kayak gimana, kebanyakan anak-anak kampus nongkrong dan makan disini. Pemilik membuat konsep dapur terbuka, maksudnya, Anda dapat melihat sendiri bagaimana sebuah masakan dibuat,  mulai dari menggoreng ayamnya sampai meraciknya untuk diserahkan kepada pelanggan.  


       Menu andalan disini adalah lele penyet , lele goreng yang diberi taburan sambal cabe rawit merah ini rasanya enak dan gurih, aroma lumpur serta bau amis dari lelenya, benar-benar tidak  ada duri-durinya, lembut lunak untuk side dishnya, lalapan kemangi dan irisan timun, rasa sambalnya pedes gila tetapi cocok banget sama lelenya apalagi sambil ditemani seporsi nasi uduk yang hangat. untuk seporsi lele penyet ini kita cukup merogoh kocek sebesar Rp. 10.000,- benar-benar terjangkau banget  kualitas rasa bintang lima harga anak kuliahan, hehe , dan jangan lupa pesan es teh manis juga rasanya segar banget cocok buat pengobat sambalnya, hehe. Rumah makan ayam penyet margo pedes gila beroperasi mulai dari jam 10 pagi hingga jam 11 malam.

Lokasinya di Jalan Margonda Raya, kami tidak tahu nomor berapa. Di kiri jalan kalau dari arah Jakarta (lingkar UI) menuju arah Depok/ Citayam. Posisinya itu setelah Jalan Kapuk dan sebelum Jalan Yahya Nuih, apabila sudah melebihi Gramedia atau Margocity itu sudah terlewati. Datang dan coba sensasinya. Rumah makan ini juga melayani pesan antar untuk wilayah Margonda, Depok dan sekitarnya.



Kelebihan dan Kekurangan menurut kami ;

Albina          
Kelebihan          : Cocok untuk tempat hangout, tempat  terjangkau, rasa masakanya nikmat dan gurih.
Kekurangan       : Tempatnya sempit jadi kalau penuh rada sumpek.

Evi        
Kelebihan          : Masakannya enak, tempatnya strategis depan kampus.
Kekurangan       : ayamnya kecil, tempatnya sempit, panas.

Puti 
Kelebihan          : tempat nya strategis depan kampus, masakan enak, bersih, ciri khas pelayan baju nya seragam, ada diskon bagi yang puasa senin kamis dan gratis ibu hamil.
Kekurangan       : Harganya mahal.

Sri Adelina    
Kelebihan          : Masakannya enak, bumbunya terasa banget, bersih.
Kekurangan       :  Varian makanan kurang banyak.

Sri Rahayu    
Kelebihan          : Pedasnya terasa banget, pelayannya ramah.
Kekurangan       : Harganya mahal, panas, ayamnya kecil.